My Thoughts on Game of Thrones Season 7 — TheGirlOnTheGo’s Blog

 

Dear Thronies, what do you think? Come and join the discussion!

via My Thoughts on Game of Thrones Season 7 — TheGirlOnTheGo’s Blog

Advertisements

SURAT-SURAT ISLAM DARI ENDEH (No.2)

DARI IR. SUKARNO KEPADA T. A. HASSAN,

GURU “PERSATUAN ISLAM” BANDUNG

Endeh, 25 Januari 1935

No. 2

Assalamu’alaikum

Kiriman buku-buku gratis beserta kartupos, telah saja terima dengan girang hati dan terima kasih jang tiada hingga. Saja mendjadi termenung sebentar, karena merasa tak selajaknja dilimpahi kebaikan hati saudara jang sedemikian itu. Ja Allah Jang Mahamurah! Continue reading

SURAT-SURAT ISLAM DARI ENDEH

DARI IR. SUKARNO KEPADA T. A. HASSAN,

GURU “PERSATUAN ISLAM” BANDUNG

Endeh, 1 Desember 1934.

No. 1

Assalamu’alaikum,

Djikalau saudara-saudara memperkenankan, saja minta saudara mengasih hadiah kepada saja buku-buku jang tersebut dibawah ini:

1, Pengadjaran Shalat, 1 Utusan Wahabi, 1 Al-Muchtar,

1 Debat Talqien, 1 Al-Burhan compleet, 1 Al-Djawahir. Continue reading

My Blood is Football


Glorious family are wondrous.


Pak Kenang (Aris Sujatmoko) nama panggilannya di kampung, he is like a father for me. Dari kemarin aku teringat beliau dan di tengah malam ini aku terbangun seperti merasakan kehadirannya. Well, aku ingin cerita the untold stories, why he is so important in my life. Ketika aku kecil, aku sering diajak kemana mana nonton bola, wayang, sholat di masjid dan banyak macam lagi. Sewaktu aku kelas 5 SD, beliau diam-diam memasukkanku di sekolah sepakbola (SSB) plus bola dan sepatunya reebok. I was very happy for that.

Aku giat berlatih, bola selalu ditempat tidur, mau tidur dan ketika bangun aku selalu juggling bola. Entah kenapa, pelatihku suka mempercayaiku jadi kapten. Disaat terpilih jadi kapten untuk ikut ligina campina U12 di Semarang aku tak bisa ikut karena mau Ebtanas dan Bapakku tak memperbolehkan. Akhirnya aku keluar. Singkatnya dari pengalaman di SSB MAS itu aku beberapa kali ikut turnamen sejak SMP-Kuliah, Alhamdulillah juara 3 kali dengan ban kapten di lengan kiri dan banyak teman dari sini.
Semasa aku SMP intine aku ki mbeling nakal. Sampai mau di masukkan pesantren sama Bapak Ibu kalau libur panjang. Nah, aku selalu minta menginap ditempat Pak Nang ini. Ditempat itu aku belajar mandiri dan kebersahajaan dari sosok beliau.

Idola beliau itu Semar. Tokoh yang arif bijaksana dalam dunia pewayangan. Yang tak dapat sama ditemui di Socrates, Confucius, Tolstoy ataupun Imam Ghazali. Banyak wejangan kudapat dengan sedikit gaya khas “nyeleketenya“. Intinya meski beliau tak mengajarkan aku idghom bilagunnah, tajwid, harakat tapi beliau mengajarkan aku makna iqra’ tentang kehidupan yang setidaknya sesuai ataupun sejajar dengan kearifan lokal.

Akhir kalam
Dun, sportif nak kleru ya ngakoni ke-li-ru.

Selamat hari Wayang 07 November 2017

#semar

KERUPUK TANPA KOPI

Merudung nasib jutaan mahasiswa berkeras untuk cari nafkah. “Susah cari kerja.” Kata sebagian pelamar kerja. Apa iya ini pacuan kuda? Setelahnya muncul gagasan untuk usaha, usaha pun hampir sama semua.

Sebagai contoh kopi.
Dasawarsa ini kopi sangat hangat dipaksakan untuk saling bercerita di pojok-pojok meja romansa berdua atau bersama sama. Sebetulnya kopi dari dulu pun sudah merupakan teman kita. Untuk yang usaha tak apa, yang jenuh adalah kopi selalu di alegorikan tema ruang rindu dan cinta, sering berulang ulang dipakai oleh mahasiswa yang gemar sastra, puisi atau semacamnya dalam 3 tahun ini. Gaya hedonisme namun punya cover puisi sederhana. Sedang kalau kita makan di warung suka lupa ambil kerupuk berapa. Hal sederhana kadang dilupakan. Hal yang “Wah” suka banget diperguncingkan. Materi kuliah ada KKN yang terjun langsung di masyarakat. Tapi sekarang faktanya banyak generasi mahasiswa yang hilang di masyarakat. Lih hidup di social media atau di circle of friends saja. Kemudian tak sedikit yang membanding bandingkan dirinya dengan feed orang yang berlebih dari mereka. Terus berupaya sejadi jadinya biar sama. Ya, stres sui sui. Ada apa dengan mahasiswa. Sudah lupa pamulangan luhur? Ajrih-Asih (takut-hormat karena cinta) kata KHD. Banyak sekarang terjadi kepincangan – kepincangan etos tradisi dalam sebuah epic kependidikan. Kata simbahku “le saiki wes okeh cah enom do pinter pinter lan sugih tapi ora do duwe rasa.” Dan aku kok rasane ketampek ki. Sepertinya orang tua semakin susah payah menafsir apa itu universiteit.
Kerupuk yang tanpa kopi kali ya.

#shadow

HARIMAU ADROMEDHA DAN KUPU KUPU BAJA~ part 3

Tormond sangat tidak santai. Bola matannya tak menentu arahnya. Kau bicara apa, Mily? Apa kau sedang hamil? Iya, Ayah.. maafkan aku. Aku mencintai Jack karena itu aku sering ke pulau Javva untuk megunjungi Jack dengan naik Kupu – Kupu Baja tanpa sepengetahuan ayah. Jack sangat terharu mendengar Mily berkata kalau dia sedang hamil mengandung anaknya. Jack yang ingin menghampiri Mily dihalangi oleh Ayahnya Mily, Tormond. Rongga pipi kanan pun akhirnya kena hantam, Plaakk.. tidak begitu keras seperti awalnya namun untuk pelajaran seorang remaja. Kau berani beraninya menghamili putriku?! Mily berlutut di kaki Ayahnya. Tolong Ayah jangan menghukumnya jika ia dihukum, akupun juga. Sambil menangis Mily coba untuk meraih kaki Ayahnya dan meminta ampun atas kesalahan mereka berdua.

Dengan suara yang keras, Tormond memanggil Kupu Kupu Baja. Dengan sekejap Kupu Kupu Baja kebanggaan desa Ashildr yang besarnya 2 kali lipat dari tubuh Tormond pun tiba. Wahai kau Kupu Kupu Baja segeralah menuju pinggiran pantai dan rusaklah sekoci yang dibawa Jack untuk datang kesini. Segeralah! Cepat! Aku tak ingin si Bangsat ini terus minggat! Mily yang terus merengek tangis pun tak dihiraukan oleh Tormond.

Meskipun Sang Kupu Kupu Baja menghimpun kesedihannya karena mungkin tak diperbolehkan bertemu lagi dengan pujaannya Sang Harimau Andromedha oleh Tormond. Namun, itulah kewajibannya mematuhi setiap perintah dari Lord Tormond yang telah mengasuhnya dari sejak ia ditemukan saat kecil.

Sesampainya di bibir pantai Kupu Kupu Baja dengan herannya bertemu dengan Sang Harimau Andromedha yang sedang asyik menangkap ikan untuk hidangannya di siang bolong. Kau kenapa bisa sampai disini? Bukankah kau tak bisa berenang apalagi terbang? Iya, memang tapi bukan berarti aku terus tidak bisa kesini kan !? Lihatlah akar yang saling melilit panjang melintang diatas lautan itu. Dengan cara itulah aku menyeberangi pulau satu ke pulau yang lainnya. Memanfaatkan ombak yang pasang, tubuhku kulilitkan pada akar yang mudah terapung dengan papan yang cukup buatku bertahan dalam keterombang ambingan karena adanya ombak. Jika waktunya tepat maka akan berlabuh sampai di bibir pantai dengan sendirinya.

~~Mbenjang Maleh~~

HARIMAU ANDROMEDHA DAN KUPU KUPU BAJA – part 2

Tungguu… Hentikan..

Suara itu berasal dari dalam gubug besar milik Tormond. Sosok tersebut adalah Mily anak semata wayang Tormond. Tunggu, Ayah… tolong hentikan … Jack tak mengerti apa-apa. Ampunilah dia Ayah! Sungguh, hanya aku yang mengenalnya baik dibanding semua yang berada di desa Ashildr ini. Katakanlah siapa dia?! Sesaat Mily akan bercerita tentang Jack, dengan tergopoh gopoh bersusah payah untuk berdiri, si Jack mencegah Mily untuk tak bercerita tentangnya. Jack berkata dengan sangat berhati hati kali ini. Tuan Tormond maafkan aku, berkenanlah untuk memaafkan aku! Aku tak tau kalau Engkau adalah Ayah dari lady Mily, sungguh hati ini dirudung rasa yang tak sempurna karena ketidaknyamanan yang kubuat ini. Aku mengaku kalah. Aku akan pergi kali ini namun tolong janji pada satu hal, tolong jaga lady Mily dengan baik.

Jack yang tak diketahui darimana rimbanya, membuat Tormond sangat geram karena setelah mengajaknya bertarung ia mengatakan untuk  menjaga baik – baik putrinya yang semata wayang tersebut. Namun dia menyadari adanya kekurangan dalam menjaga putrinya. Baik, aku akan turuti permintaanmu. Sekarang ceritakanlah mengapa kau datang ke desa ini dan mengapa kau menantang aku bertarung? Yang mulia tuan Tormond dengarkanlah aku baik – baik. Sebelum aku kesini aku adalah seorang Pangeran dari negeri Andromedha. Disana sebelumnya terjadi kekacauan. Banyak jatuh korban karena perebutan kekuasaan. Aku adalah keturunan yang sah dari Jack Durenburry IV Raja yang sangat baik, adil dan makmur sebelum pada akhirnya datanglah sebuah koloni besar yang memberontak dipimpin oleh Willem adik tiri nya karena ambisi kekuasaan menuduh Jack Durenburry IV memperkosa ibu tirinya Lady Kerlin. Aku berumur 14 tahun kala itu.

Saat terjadi kekacauan, aku diselamatkan oleh hewan peliharaan Ayahku, seekor Harimau Adromedha. Harimau terkuat di jagat Adromedha. Aku dibawanya pergi sampai akhirnya tiba ke pulau terjauh dari desa ini, disanalah aku beranjak dewasa kemudian mengenal putrimu dan peliharaannya seekor Kupu-Kupu Baja. Lady Mily merupakan seorang wanita yang terhormat, baik hati dan aku sangat mencintainya seperti Harimau Adromedha dan Kupu-Kupu Baja milikku dan miliknya. Suatu ketika aku mendengar informasi bahwa pasukan Adromedha  akan turun dalam jumlah yang sangat besar sekitar 2.000 pasukan untuk mencari keberadaanku setelahnya kemudian pasti ingin membunuhku. Apapun juga akan Willem lakukan, pasti banyak juga menyuruh pembunuh bayaran untuk membunuhku. Mungkin kepalaku dinilai seharga dua batang emas. Sangatlah murah. Aku sengaja datang ke desa Ashildr tempat lahirnya Lady Mily untuk mencari orang terkuat supaya dapat menjaga Lady Mily dengan baik. Dan sekarang aku dihadapan orang terkuat tersebut. Tunggu,, apa yang akan kau ingin lakukan, Jack? Apa kau ingin meninggalkanku disini? Apa kau akan meninggalkan juga bayi yang ada dikandunganku ini? Semua orang tercengang mendengar Lady Mily saat memotong pembicaraan mereka berdua.

Bersambung dulu  😀