Terlatih dan Melatih Pesan

Kapan ya kita menjadi serba tau?Yang hanya manusia biasa..

Pertanyaan ini mencoba untuk menggali suasana tenteram dihati. Orang boleh saja mengklaim bahwa dirinya yang paling tau segala hal. Paling tau pokoknya. Banyak sekarang orang seperti itu, sampai luber rasa-rasanya termasuk aku ini juga.

Ah, nevermind!

Sudah lama tidak menulis aku ingin sedikit curhat dan menulis buat self reminder. Namun sejauh itu semoga bermanfaat juga bagi pembaca.
Continue reading

Renyah Rebana

Melentingkan suara indah tak sembarang punya..
Nada yang begitu berirama
berpacu dalam tajwid cinta

Senandung Kallam Ilahi
Goncah dalam pekat malam itu
Kidung tadarusmu hanyut lebur dalam hangatnya suasana
Kaupun keluarkan lembutnya citra
Aroma suara ini
Terdengar enak ditelinga
Sungguh hati ini terkesima
Nadamu bagaikan sekompi renyah rebana

IMSYAK

Imsyak merupakan bagian yang khas dari bulan suci ramadhan. Sebuah tanda dimana sebentar lagi akan memasuki adzan Subuh yang berarti we have to start fasting. Ramadhan 1438H kali ini secara spesial ingin kutuliskan di blogku ini. Tiada alasan suatu apapun. Tiada pula harapan yang menunggui. Hanya ingin saja.

Selamat Menjalankan Ibadah Bulan Suci Ramadhan 1438 H.

Marhaban Ya Ramadhan.

Islam itu indah.

Jati Itukah Namamu (part.4)

Berjalan tergopoh – gopoh sambil membawa buku – buku ditepi pinggir terminal di kota mau menuju kampusnya untuk kuliah yang pertama kalinya. Gibran dikagetkan  dengan tabrakan seorang gadis yang berlarian mengejar jam kuliah. Buku – buku  pun berserakkan. Gibran spontan langsung menolong gadis tersebut, namun dia lebih kaget lagi ketika tahu bahwa gadis itu ternyata Rahma. Kedua orang itu saling menatap mata yang dipenuhi rasa rindu. Continue reading

Jati  Itukah Namamu (part.3)

Begini, aku datang kerumahmu ingin menanyakan kegiatan seputaran penebangan liar di desaku ini, kebetulan tadi di hutan aku lihat kakakmu berada disana ikut menebang dan lebih lagi sebagai pengawas pelaksananya. Gibran dengar dulu penjelasanku. Aku memang pengawas pelaksana namun di dalam hatiku yang paling dalam aku tidak merelakan diriku melakukan pekerjaan ini semua. Continue reading

Jati  Itukah Namamu (part. 1)

 

Sreeeekkk sreeeekk …… Brakkkk.

Gibran menoleh kebelakang.

Suara yang cukup keras terdengar sampai ditelinganya. Suara itu terdengar jauh di dalam hutan. Alunan denyut nadi dan jantung berubah menjadi tambah cepat. Seiring rasa penasarannya bertambah. Gibran memberanikan diri masuk kedalam hutan, meski rasa kecut takut menghampirinya. Continue reading