Kediaman

Kediaman

Berlayar angin kencang

Berjalan serunai mengambang

Jangan tuliskan tinta penamu dengan serdadu

Jangan kau ingkar di semak belukar

Tubuh yang penuh hikmat

Karunia Ilahi sang penyelamat

Advertisements

Titik Temu

Jikalau tempat kau berdiri,

tak bisa kau pijak dengan telapak kaki.

Jikalau langit kau titip,

bagai samudera yang kering.

Jikalau kau ragu pada titik temu.

Akal berlayar di pusaran.

Tataplah kerut keningmu.

Rhythm Rindu

Rhythm Rindu

Aku berbicara pada khalayak malam

tentang kerinduan yang datang menerjang

Aku lukiskan wajah temeram kemerahan pada peta kanvas

Aku dapati senyum menjulang tinggi sosok wanita An-Nas

Aku bernyanyi dalam tentang lagu kedamaian

tepat pukul dua belas malam

Rihlah

Kisah perjalanan

Tokoh dunia muslim Abu ‘Abdullah Ibnu Battuta dinyatakan oleh Gibb sebagai contoh unggul “le geographe malgrelui” (ahli geografi tanpa kehendaknya sendiri) pada seperempat awal abad XIV dikenal dengan Rihla Ibn Batutta dalam tulisan Ross E. Dunn. Kemudian catatan Tome Pires dan Francisco Rodrigues pada paruh awal abad XVI di Indonesia dalam buku Suma Oriental yang disunting Armando Cortesao sangat memberikan arti penting untuk mencoba menelusuri jejak – jejak Sejarah Islam di wilayah Nusantara Indonesia.

Continue reading